Tampilkan postingan dengan label nafsu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nafsu. Tampilkan semua postingan

Bebaskan Dirimu Dari Belenggu Dunia

Bebaskan Dirimu Dari Belenggu Dunia

BEBASKAN DIRIMU DARI BELENGGU DUNIA

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani mengatakan: "Sibukkanlah dirimu dengan cara memperbaiki diri dan berbuat kebajikan. Tinggalkanlah omongan orang yang menyesatkan, tinggalkan kegilaan terhadap dunia. Bebaskan hatimu dari kekhawatiran akan dunia semampumu. 

Nabi SAW bersabda, "Bebaskan hatimu dari kekhawatiran akan dunia semampumu." Wahai engkau yang tidak mengenal masalah dunia, sadarlah bahwa seandainya engkau mengenal betul masalah dunia, tentu kau tidak akan mencarinya. Jika dunia mendatangimu, pasti ia akan membuatmu lelah dan kecewa. 

Bila kau telah makrifat (mengenal) Allah tentu engkau akan mengenal yang selain-Nya. Tetapi, sayangnya engkau tidak mengenal Allah, para rasul, para nabi, dan para walinya. Engkau bisa celaka apabila tidak mengambil pelajaran dari apa-apa yang telah terjadi pada makhluk terdahulu di dunia ini.

Maka, carilah sesuatu yang bersih dari urusan dunia. Tinggalkan pakaian duniawi dan hindarilah. Lepaskan pakaian nafsumu dan berjalanlah menuju pintu Allah.

Apabila engkau telah melepaskan pakaian nafsumu dari dirimu, berarti kau benar-benar terlepas dari yang selain Allah Azza wa Jalla. Jika sesuatu selain Allah masih mengikutimu, maka tolaklah. Dengan begitu niscaya kau akan melihat Allah. 

Berserah dirilah selalu kepada Allah agar engkau selamat. Berjuanglah untuk-Nya agar engkau mendapat petunjuk. Bersyukurlah kepada-anya agar Dia menambah nikmat untukmu.

Serahkanlah dirimu dan orang lain kepada-Nya. Janganlah membantah-Nya untuk dirimu maupun untuk orang lain. Para wali Allah tidak menginginkan suatu kehendak selain karena Allah. Mereka pun tidak mengajukan suatu pilihan selain pilihan Allah. 

Mereka tidak berambisi mencari bagian dunianya. Mereka tidak memandang bagian orang lain. Jika ingin bersahabat dengan para wali Allah di dunia dan di akhirat, maka buatlah dirimu layak dan sesuaikan dirimu dengan mereka, dalam ucapan,  perbuatan dan keinginan mereka." 

--Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, kitab Fathur Rabbani wa Al-Faidh Ar-Rahmani.

Sumber FB : Tasawuf Underground

Nafsu itu Bagaikan Anak Kecil

Nafsu itu Bagaikan Anak Kecil
Nafsu itu Bagaikan Anak Kecil 
"Nafsu itu bagaikan anak kecil yang tidak akan berhenti meronta sampai apa yang diinginkannya terpenuhi. Jika ia minta sepeda, walau dibelikan motor yang jauh lebih mahal dari sepeda, ia tetap menolak." 
 - AG. Prof. Dr. M. Quraish Shihab, Lc., M.A. 
Sumber FB : Hastag Islam 
14 Oktober 2022

Kuat Menahan Nafsu

Kuat Menahan Nafsu

TURN BACK NAFSU

Ketika menafsiri ayat: 

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ

Sahabat Abdullah bin Mas'ud berkata di hadapan para sahabat; kalian berada pada zaman, dimana kebenaran masih menuntun hawa nafsu. Kelak akan datang suatu masa, dimana hawa nafsu yang menuntun kebenaran. Lalu, Ibnu Mas'ud menutup ceramah nya itu dengan doa isti'adzah (memohon perlindungan).

Begitu dahsyatnya pengaruh hawa nafsu bagi diri kita, sampai Sahabat Ibnu Mas'ud-pun memohon perlindungan dari zaman yang ia sebut hawa nafsu akan menguasai kebenaran.

Bahkan, Rasulullah ﷺ pernah bersabda;

رجعنا من جهاد الأصغر الى جهاد الاكبر

Kita pulang dari perang yang kecil menuju peperangan yang lebih besar.

Hawa nafsu itu harus diperangi. Keinginannya harus dicegah. Sebab, syarat surga tempat rahmat dan ridho Allah adalah takut kepada Allah dan memerangi hawa nafsu. 

والله المستعان ....

Syaikhuna KH. A. Fuad Noerhasan

#NgajiSurau #NgajiFikih #KalamMasyayikh #Sidogiri #TipsPesantren

Sumber FB : Pondok Pesantren Sidogiri - المعهد سيداقري السلفى

https://www.facebook.com/Sidogiri

Qoute Islam

Doa Islam